latihan ‘opini ke 6’ Guru : Masih Menantikan Dana Sertifikasi Cair

Guru : Masih Menantikan Dana Sertifikasi Cair

 

Persoalan terkait sertifikasi masih menjadi tanda tanya bagi para guru di daerah Kapuas, kal-teng. Membahas mengenai sertifikasi merupakan kabar yang paling dinanti-nantikan para guru. Sampai saat ini, kabarnya hanya beberapa daerah saja yang dana sertifikasi sudah dicairkan, namun beberapa daerah masih menantikan pencairan dana sertifikasi. Di Kapuas, Kal-teng, sebagian besar para guru mengeluh “Mengapa sampai saat ini dana sertifikasi belum dicairkan juga? Apa yang membuat pencairan belum juga terlaksana?”

“Tahun ini, dari mulai bulan januari hingga april, tak ada kabar mengenai dana sertifikasi yang belum juga dicairkan. Bahkan, sekarang sudah memasuki bulan mei tak ada kabar kepastian kapan dana sertifikasi tersebut akan dicairkan. Bahkan, SK pencairan dana pun belum keluar, bagaimana kami bisa terima dana sertifikasi nantinya?”, ungkap seorang guru PNS di salah satu TK swasta, Kapuas.

Menurutnya, keterlambatan dana sertifikasi ini menjadi sebuah masalah bagi para guru, tentu sangat jelas menjadi sebuah masalah. Khususnya, para guru yang hanya mengandalkan gaji dan dana sertifikasi untuk membiayai pendidikan anak-anaknya yang kuliah, pasti memerlukan biaya yang tidak sedikit. Setidaknya, dana ini bisa membantu untuk mencukupi keperluan hidup. Kabarnya, masih samar-samar, ada yang bilang bahwa dana sertifikasi akan dicairkan minggu depan, namun kabar tersebut belum bisa dipastikan kabar yang menyakinkan. Para guru meresahkan masalah keterlambatan dana sertifikasi yang belum cair di daerah Kapuas ini.

Beberapa minggu yang lalu, kabarnya Surat Keputusan (SK) pencairan dana sertifikasi guru di Kabupaten Tapin sudah terbit, tetapi dananya masih belum dapat dicairkan (rantau, kal-sel, 22/4/2015). Kabar lainnya, Dana sertifikasi guru se-Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) mulai dari tingkat Paud hingga SMA bisa dicairkan mulai tanggal 23 april yang lalu. Bahkan, Sebanyak 1.441 guru penerima tunjangan sertifikasi di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) harus bersabar dulu. Sebab, hingga triwulan pertama tahun 2015, tunjangan tersebut belum bisa dicairkan. Tidak menutup kemungkinan, daerah lain juga memiliki keluhan yang sama dengan pernyataan ini.

Mendengar mengenai persoalan keterlambatan ini, Penulis berpendapat sampai saat ini dana sertifikasi belum juga tercairkan dikarenakan pembayaran tunjangan dana sertifikasi guru masih menunggu proses verifikasi dari pusat, menunggu Surat Keputusan (SK) pencairan dana sertifikasi pula. “Jika dana tersebut telah selesai terurus oleh pusat, maka akan langsung diproses sehingga dapat segera dibayar kepada para guru yang telah terdata sebagai penerima dana tersebut, jadi mohon bersabarlah dulu”. Jadi, memang mesti lebih bersabar lagi menunggu Surat SK dari pusat terlebih dahulu, baru dana sertifikasi dicairkan secara bersamaan. Namun jikalau kali ini memiliki permasalahan yang sangat fatal, penulis berpikir kiranya tidak perlu menunggu SK-nya.

Mungkin, alasan tidak terbarengnya penerbitan SK itu disebabkan perlunya proses ulang pengecekan data, agar SK itu benar-benar diakui dan dinyatakan keakuratannya, karena ini penting kalau sudah menyangkut soal uang. Selain itu, persoalan keterlambatan ini mungkin dikarenakan masih belum pahamnya Dinas Pendidikan Kabupaten terkait Surat Keputusan dari Kementerian Pendidikan.

Pesan guru

Mengenai persoalan yang terkait, para guru mengharapkan pencairan dana sertifikasi periode ini selama tiga bulan, dari Januari-Maret dan April, bahkan telah sampai pada bulan Mei keterlambatan pencairannya mesti segera diatasi oleh pemerintah pusat.

Jika telah diketahui kendala utamanya dipegang karena masalah SK, hal ini disebabkan setiap tahun peraturannya selalu ada perubahan dan perbedaan, gara-gara itulah memungkinkan kebingungan untuk menerapkannya. Jadi, diharapkan kejelasan yang sangat-sangat jelas atas peraturan pusat terkait persoalan pencairan dana sertifikasi tersebut. Selain itu, kalau bisa tiap masing-masing Dinas Pendidikan Kabupaten diperlukan konsultasi penting dengan Kementerian Pendidikan di setiap masing-masing daerah.

Akibat dari ketidakjelasan mengenai persoalan terkait, banyak para guru yang berusaha mencari tahu kabar mengenai pencairan dana sertifikasi tersebut. Sehingga, banyak guru yang menanyakan soal ini baik secara langsung terang-terangan, bahkan melalui media sms dan telepon ke nomor telepon Dinas Pendidikan langsung. Ini nyata, jika sekarang sedang maraknya kehebohan berita terkait kasus Mary Jane, di Kapuas malahan heboh persoalan menanti-nantikan pencairan dana sertifikasi bagi para guru.

Kesimpulannya, semoga saja kendala utama penantian pengeluaran Surat Keputusan (SK) dari pusat cepat segera tersampaikan ke setiap daerah-daerah yang belum terima SK. Sehingga, setelah menerima kabar tak diragukan lagi dan diyakini kejelasannya yang telah diberitahu langsung oleh Dinas Pendidikan, maka “Selamat untuk para guru, dana pencairan sertifikasi guru akan langsung ditransfer ke rekening milik masing-masing penerimanya, gunakanlah dana tersebut untuk hal dan kepentingan yang bermanfaat. Satu lagi, tidak lupa pula bahwa kalau sudah terima upahnya, jangan hanya terima uangnya saja, jadilah guru yang benar-benar prefesional, memajukan pendidikan anak bangsa, serta memajukan kualitas pendidikan di Indonesia. Capailah profesi yang sebenarnya sebagai “guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa” (*)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s