latihan ‘Opini ke 4’ Si Shisha, Bahkan Digemari Anak Bawah Umur

Si Shisha, Bahkan Digemari Anak Bawah Umur

Pernahkah anda mendengar shisha? Apakah anda adalah salah satu penggemar shisha? Shisha atau dikenal dengan rokok hisap dari arab ini adalah kegiatan menghirup aroma buah-buahan dan tembakau yang dibakar, lalu uapnya dialirkan melalui pipa atau bejana dan dihirup oleh hidung melalui selang.

Beberapa hari yang lalu tepatnya malam minggu, saat penulis kebetulan berada di KWK (Kawasan Wisata Kuliner), Banjarmasin. Spontan terkejut, banyak sekali anak di bawah umur menggemari shisha ini. Terlihat jelas, mereka sangat nikmati sensasi menghisapnya. Mungkin bagi beberapa orang sudah biasa melihat hal ini, beranggapan ini adalah hal yang biasa saja bukan hal yang perlu dikejutkan lagi. Munculah suatu pertanyaan “ kira-kira apa yang membuat anak dibawah umur ini bahkan ikut menggemari shisha?”

Beberapa penggemar shisha mengatakan bahwa saat menghisap, asap ke luar dari ujung selang dan menimbulkan sensasi tersendiri. Menurutnya, rasanya yang enak tersedia dalam berbagai macam rasa yang fantastik. Bahkan, mereka tidak bosan menghisap sampai berjam-jam lamanya. Tidak mengherankan, shisha tidak hanya digemari oleh para orang dewasa malahan anak dibawah umurpun ikut-ikutan menggemarinya. Ditambah lagi, shisha tidak hanya digemari para pria, namun digemari para wanita pula.

Selama ini para penggemarnya, beranggapan bahwa shisha tidak memberikan dampak yang berbahaya, sampai-sampai mereka kecanduan. Tidak pernah tersadari oleh para penggemar, bahwa faktanya shisha ini sangat berbahaya. Namun, meskipun sudah tahu ini berbahaya, nyatanya para penggemar masih enggan percaya dan sengaja tidak menghiraukan begitu saja, dalam artian terlalu menganggap remeh.

Ini faktanya

Berdasarkan hasil penelitian seperti Departemen Kesehatan dan Pusat Kontrol Tembakau di Inggris menemukan fakta yang menyebutkan mengisap shisha sama berbahayanya dengan mengisap rokok tembakau. Seperti yang dikutip dari BBC, masyarakat yang mengisap rokok shisha atau tembakau herbal akan berisiko mengalami peningkatan kadar karbon monoksida dalam tubuh.

Kemudian, menurut pernyataan dari Dr Hilary Wareingm, Direktur Pusat Kolaborasi Kontrol Tembakau, mengakui terkejut saat mendengar hasil penelitian. “Mulut kita begitu terbuka terhadap level kerugian, tidak ada satupun penelitian yang menunjukan hasil mengejutkan daripada shisha yang ternyata berbahaya bagi kesehatan,” katanya.

“Kami menemukan fakta di mana satu sesi shisha – menghabiskan 10 mg ektrak buah tembakau untuk 30 menit- dapat meningkatkan kadar karbon monoksida 4-5 kali ketimbang merokok,” Kata Wareing. Yang lebih buruk menghisap Shisha 400-450 kali bisa membahayakan kesehatan ketimbang merokok tembakau.

Sementara itu, Paul Hooper, Regional Manager, Depertemen Kesehatan Kerajaan Inggris menyatakan penemuan hasil penelitian yang menyimpulkan shisha berbahaya bagi kesehatan akan menjadi isu besar. Bahkan untuk Individu yang menganggap shisha bukanlah terhitung merokok.

Ketika mendapat banyak sumber pembuktian tentang bahayanya si shisha, penulis bertambah yakin dan menyadari kebiasaan kecil para penggemar shisha yang ada di kota Banjarmasin ini, perlu menjadi pusat perhatian pula. Tidak hanya di kota Banjarmasin saja, ini penting pula bagi semua masyarakat untuk tahu mengenai fakta ini. Fakta mengenai bahayanya si shisha ini, tidak dapat di pungkiri lagi kebenarannya.

Jangan anggap remeh risiko penyakit akibat shisha

Karbon monoksida dari hisapan shisha dapat menyebabkan sakit kepala dan mual.

Risiko penularan penyakit paru seperti TBC dan hepatitis juga lebih besar terjadi, sebab pemakaian satu tabung shisha yang bersama-sama membuat kuman dan bakteri mudah berpindah. Merokok shisha tidak sehat karena meningkatkan kemungkinan menderita kanker terutama kanker mulut, tenggorokan, paru-paru atau bibir.

Polusi udara dalam ruangan dan kemungkinan pertukaran air liur di pipa air yang sama, membuat perokok shisha lebih rentan untuk terinfeksi, tertular virus mers (penyebaran penyakit pernafasan yang mematikan), tingginya kadar karbon monoksida ini nantinya berpotensi menyebabkan kerusakan otak dan keadaan tidak sadar.

Setelah tahu bahwa ternyata menggemari si shisha ini sangat berbahaya, bahkan tahu berisiko penyakit yang diakibatkannya, Masihkah anda berpura-pura menutup telinga? Masihkah anda menganggap remeh? Seakan menganggap bahwa semua ini hanyalah omong-kosong belaka yang tidak bisa dipercaya kebenarannya. Terus terang, ini benar-benar perlu diperhatikan oleh masyarakat. Kita tahu saat ini bahwa anak dibawah umur saja sudah biasa terlihat merokok di tempat umum, apalagi kalau sampai menggemari shisha? Bisa dibayangkan kan, bagaimana akibatnya?

Sekali lagi, penulis hanya menyatakan pendapatnya mengenai hal ini. Himbauan kepada masyarakat. “mau percaya atau tidak, itu merupakan keputusan anda”, penulis hanya menjabarkan beberapa pembuktian fakta yang telah ada, tidak diragukan lagi faktanya. Jangan sampai saat berada di rumah sakit, benar-benar terbukti bahwa si shisha lah penyebabnya, baru menyesal kemudian. Maka dari itu, jagalah kesehatan tubuh anda dengan baik, hindarilah hal-hal yang berisiko merugikan serta menyebabkan penyakit bagi tubuhmu. Ingat, Tuhan menciptakan manusia sempurna di antara makhluknya yang lain, jika bukan diri sendiri yang menjaga karunianya, siapa lagi? (*)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s