Opini 2 Siapkah Anda Menikah Sambil Kuliah?

Oleh : Cyntia Puspita

Mahasiswa di Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin

Siapkah Anda Menikah Sambil Kuliah?

Menikah sambil kuliah, tak asing lagi rasanya mendengar kata-kata tersebut. Tentu saja, Bagaimana tidak? Itu merupakan hal yang ramai di bicarakan para kaum adam dan kaum hawa, khususnya bagi kalangan para mahasiswa.

Apa yang akan kamu lakukan, jika saat kamu sedang asyik-asyiknya menikmati masa mudamu sebagai seorang mahasiswa, kemudian sang kekasih hati datang menemui kamu lepas jam kuliah dan memintamu untuk menikah dengannya? Saya bertaruh kamu pasti begitu terkejut, ini nyata atau mimpi. Secara refleks, kamu mungkin langsung bilang iya atau tidak karena mendapat pertanyaan mengejutkan itu. Kamu pasti bimbang dan bingung untuk menjawabnya. Apalagi, kamu sangat mengenal seperti apa kekasihmu. Bagaimana jika kebetulan kekasihmu adalah seorang pria yang sudah mapan, punya pekerjaan tetap, penghasilan lumayan dan dianggap mampu membiayai segala kebutuhanmu. Apakah kamu akan masih ragu antara bilang “iya” atau “tidak”?. Namun janganlah bimbang, menikah sebelum lulus kuliah ternyata merupakan hal yang sah. Tapi, ada banyak pertimbangan bagi para mahasiswa jika ingin memilih menikah sambil kuliah.

“Pada umumnya, suatu pernikahan dikala masih menyandang status mahasiswa takkan menjadi suatu masalah. Mahasiswa, menurut saya, harus mempersiapkan dahulu mentalnya sebelum melangkah ke jenjang sangat serius yaitu pernikahan, karena pernikahan itu bukanlah hal mudah dan sederhana seperti yang kita (para mahasiswa) bayangkan”. Menurut saya, “Pernikahan adalah salah satu impian manusia, di mana hal itu hendaknya hanya akan terjadi sekali seumur hidup, untuk pertama dan terakhir kali”. Karena setelah kita memilih untuk melangsungkan pernikahan, kita akan dihadapkan kepada proses penyesuaian yang begitu ekstrim dari kehidupan pribadi maupun sosial. Maka dari itu, mahasiswa sangat perlu mempersiapkan,mengetahui, dan mempelajari risiko-risiko dari pilihan ini. Jika dirasa begitu siap, begitu sip, dan begitu mantap silakan kalian wahai kaum mahasiswa menikah,” tutur saya selaku seorang mahasiswa juga.

Sebaiknya merundingkan niat mahasiswa untuk menikah dengan orangtua kedua belah pihak masing-masing. “Karena setelah mahasiswa telah menikah, mereka tidak hanya menjalankan peran sebagai suami atau istri seseorang, tetapi juga peran di lingkungan masyarakat, dan sebagainya”.

Pemicu mahasiswa memutuskan menikah

Berdasarkan pengamatan Zahrotun Nihayah (Dosen dari Fakultas Psikologi Universitas Surabaya) terhadap mahasiswa dan mahasiswinya rata-rata yang lelaki lebih memilih menikah setelah lulus. Mereka ingin bekerja dan punya uang dulu. Bagi yang mahasiswi, sebelum lulus ada juga yang sudah menikah dan punya anak. Tapi itu tidak menghalangi tugas kuliahnya.Semua itu tergantung dari niat, motivasi dan latar belakang masing-masing.

Ada beberapa ulasan penyebab menikah pada saat kuliah menurut beberapa sumber, antara lain : Cinta, keinginan diri sendiri, tidak ingin berpacaran sebelum menikah, adanya dorongan dari orang tua, mencari companionship merupakan cara lain mengungkapkan bahwa seseorang tidak ingin sendiri, legitimasi untuk berhubungan seksual, legimitasi untuk mendapat anak, dan menandakan kesiapan. Tentu saja bukan hanya ini saja pemicunya, namun masih banyak lagi faktor pemicu dari berbagai sumber dan sudut pandang yang berbeda-beda.

Problem yang di hadapi ketika menikah pada saat kuliah

Berdasarkan data (sumber: IAIN Walisongo Semarang) : 100% mahasiswa yang sudah menikah di Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Walisongo Semarang pada saat kuliah menimbulkan problem akademik, 27% mahasiswa yang sudah menikah di Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Walisongo Semarang mengalami problem ekonomi, 13% mahasiswa yang sudah menikah di Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Walisongo Semarang mengalami problem seks, dan 20% mahasiswa yang sudah menikah di Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Walisongo Semarang mengalami problem hubungan inter atau antar keluarga. Kemudian dijumpai problem yang telah dihadapi mahasiswa yang sesudah menikah. Hasil dari wawancara dengan para informan menunjukan berbagai macam problem dalam rumah tangga yang dihadapi mahasiswa di Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Walisongo Semarang yang menikah karena hasil hubungan seks bebas dengan kekasihnya semasa mereka pacaran sejumlah 46% mahasiswa, angka ini diambil dari selisih antara tanggal pernikahan dan tanggal kelahiran anak. 40% mahasiswa dari mereka menikah dengan landasan telah siap secara psikis maupun ekonomi, kemudian 7% mahasiswa menikah karena paksaan dari kedua orang tua, dan 7% mahasiswa menikah karena sudah siap secara psikologis tetapi belum siap dengan masalah ekonomi.

Problem yang di hadapi ketika menikah pada saat masih kuliah adalah Sulitnya membagi tanggung jawab, waktu antara keluarga dengan aktivitas kuliah. Beberpa teori mengatakan bahwa problem yang di hadapi ketika menikah pada saat masih kuliah adalah Kewajiban yang berkaitan dengan kesiapan pernikahan harus diwujudkan, khususnya kesiapan memberikan nafkah. Namun perlu di ingat lagi, bekerja memerlukan waktu, pikiran, dan tenaga yang tidak sedikit. Sehingga menjadikan kurang efektifnya pembagian waktu secara profesional dalam arti kata pembagian waktu kuliah, kerja, dan mengurus rumah tangga.

Beberapa problem lain yang di hadapi ketika menikah pada saat kuliah yaitu: menganggu konsentrasi belajar, rawan perceraian karena masih labil, saat kuliah rawan “mrotol”/OD(out dew), menambah beban pikiran, dan sulit mengatur waktu atau jadwal.

Bagaimana para kaum mahasiswa? Menurut saya, pastinya ada berbagai problem lain yang bermunculan diluar dari problem yang telah di jabarkan sesuai dengan kondisi dan keadaan. (*)

 

 

 

 

 

 

Advertisements

One thought on “Opini 2 Siapkah Anda Menikah Sambil Kuliah?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s