Untuk seorang kekasih yang meninggalkan tanpa alasan

Tak kunjung kembali

By Cyntia Puspita

tak tertahankan rindu yang semakin mendalam

tak tau entah kemana si pemilik rindu ini

sekian waktu lama menanti

untuk insan yang tak pasti kapan kan kembali

haruskah ku menyerah atas penantian ini

yang selalu dilandakan ketidakpastikan

haruskah ku mencoba memusnahkan rasa

agar mampu menemukan akhir bahagia

Tuhan,

jikalau memang rasa ini tak pantas

untuk dirinya yang meninggalkan

tanpa sepatah kata

biarlah rasa ini ditujukan

kepada seseorang yang pantas memilikinya

suatu penantian tanpa kepastian ini

menjadi mungkin kan temukan akhir sia-sia

menantikan, mengharapkan datang kembali

namun tak kunjung kembali

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s